web 2.0

Kamis, 15 Oktober 2009

Install oracle 10g di Linux Debian (lenny/squeeze)

Lakukan langkah-langkah berikut:

1. Install paket-paket yang dibutuhkan :
sudo apt-get install build-essential libaio1 rpm lesstif2-dev alien

2. Buat user dan group untuk instalasi oracle:
groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd nobody
sudo useradd -g oinstall -G dba,nobody -m oracle -s /bin/bash

3. Set password untuk user oracle:
passwd oracle

4. Buat direktori untuk instalasi oracle dan set kepemilikannya kepada oracle:oinstall:
mkdir -p /u01/app/oracle
chown -R oracle:oinstall /u01/app/oracle
chmod -R 775 /u01/app/oracle

5. Ubah parameter kernel di /etc/systcl.conf
vim /etc/systcl.conf
tambahkan pada bagian akhir file konfigurasi berikut:
kernel.shmall = 2097152
kernel.shmmax = 2147483648
kernel.shmmni = 4096
kernel.sem = 250 32000 100 128
net.core.rmem_default = 262144
net.core.rmem_max = 262144
net.core.wmem_default = 262144
net.core.wmem_max = 262144
fs.file-max = 65536
net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000

6. Reboot sistem atau gunakan:
/sbin/sysctl -p

7. Ubah file /etc/security/limits.conf
vim /etc/security/limits.conf
tambahkan pada akhir file:
soft nproc 2047
hard nproc 16384
soft nofile 1024
hard nofile 65536

8. Membuat debian tampak seperti redhat:
ln -s /usr/bin/awk /bin/awk
ln -s /usr/bin/rpm /bin/rpm
ln -s /lib/libgcc_s.so.1 /lib/libgcc_s.so
ln -s /usr/bin/basename /bin/basename
touch /etc/redhat-release
chmod 666 /etc/redhat-release

9. Logout dari user aktif saat ini, dan login sebagai user oracle, harus benar2 logout beserta X-nya atau gunakan:
ssh -X oracle@localhost

10. Setelah login sebagai user oracle, edit file /home/oracle/.bashrc
vim /home/oracle/.bashrc
pada bagian akhir tambahkan:
export ORACLE_BASE=/u01/app/oracle
export ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1
export ORACLE_SID=orcl
export PATH=$PATH:$ORACLE_HOME/bin

11. Kopikan file-file instalasi oracle (10201_database_linux32.zip) ke direktori, misal di /home/oracle/master

12. Jalankan perintah instalasi berikut dan ikuti langkah-langkah instalasinya
./runInstaller -ignoreSysPreReqs

13. Setelah instalasi selesai edit file oratab (/etc/oratab) jika tidak ditemukan coba cari di /u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1/install/oratab
vim /etc/oratab
ubah dari:
orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:N
menjadi:
orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:Y

14. login sebagai oracle kembali dan berikan perintah dbca:
dbca

15. Setelah berhasil, bikin script untuk start/restart/stop oracle10g dengan nama: orcl.sh pada /usr/bin dengan user root
kopikan script berikut:
if [ "start" == $1 ]; then
lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> elif [ "stop" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> elif [ "restart" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<>
atau ambil di sini:
download

dan jalankan melalui konsole dengan user oracle:
orcl.sh start {untuk start database}
orcl.sh restart {untuk restart}
orcl.sh stop {untuk menghentikan database}

16. Jika ingin oracle langsung jalan ketika startup (dengan user root):
vim /etc/rc.local
su - oracle <<>- melalui web browser

iSQL*Plus URL:
http://localhost:5560/isqlplus

iSQL*Plus DBA URL:
http://localhost:5560/isqlplus/dba

Enterprise Manager 10g Database Control URL:
http://localhost:1158/em


===============================================
lisensi: copas dari tetangga sebelah
http://yudebx.wordpress.com

Jumat, 05 Juni 2009

JSP TUTORIAL III


Setelah sukses dengan koneksi databasenya mungkin kali ini saya akan memberikan tutorial untuk penggunaan parameter untuk dipassingkan ke halaman web lainnya.

Untuk melakukannya digunakan tag dalam java dan parameter yang dimasukkan ada pada tag parameter tersebut.

Untuk lebih jelasnya dan agar tidak bertele-tele langsung saja saya berikan contoh dari source codenya:

JSP TUTORIAL II


Setelah Anda mampu membuat JSP seperti pada postingan pertama saya tentang JSP, mungkin anda sedikit bingung mau ditaruh mana JSP ini.  Untuk mendeploy JSP tidak dapat di deploy langsung d sembarang web server macam Apache, XAMPP, atau IIS.  JSP berjalan pada web server yang memang disediakan khusus untuk JSP.  Diantaranya ada Apache Tomcat, Glassfish dll.

Pada tutorial JSP kali ini akan dibahas tentang penggunaan JDBC pada JSP atau lebih tepatnya disini saya menggunakan MySQL sebagai database saya.  JSP mendukung berbagai macam database sama seperti pada kodingan Java biasa.


JSP TUTORIAL I


Java Server Page ( JSP ) merupakan perluasan dari spesifikasi java servlet yang bertujuan untuk menyederhanakan dalam pengembangan suatu content yang dinamis.  JSP merupakan bagian dari teknologi J2EE bersama-sama dengan servlet, EJB, JNDI, dan XML.

Membuat JSP pertama: