web 2.0

Kamis, 11 Maret 2010

maharani.its.ac.id is up!

Okey I'll migrate to my own computer...
see ya!

Kamis, 15 Oktober 2009

Install oracle 10g di Linux Debian (lenny/squeeze)

Lakukan langkah-langkah berikut:

1. Install paket-paket yang dibutuhkan :
sudo apt-get install build-essential libaio1 rpm lesstif2-dev alien

2. Buat user dan group untuk instalasi oracle:
groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd nobody
sudo useradd -g oinstall -G dba,nobody -m oracle -s /bin/bash

3. Set password untuk user oracle:
passwd oracle

4. Buat direktori untuk instalasi oracle dan set kepemilikannya kepada oracle:oinstall:
mkdir -p /u01/app/oracle
chown -R oracle:oinstall /u01/app/oracle
chmod -R 775 /u01/app/oracle

5. Ubah parameter kernel di /etc/systcl.conf
vim /etc/systcl.conf
tambahkan pada bagian akhir file konfigurasi berikut:
kernel.shmall = 2097152
kernel.shmmax = 2147483648
kernel.shmmni = 4096
kernel.sem = 250 32000 100 128
net.core.rmem_default = 262144
net.core.rmem_max = 262144
net.core.wmem_default = 262144
net.core.wmem_max = 262144
fs.file-max = 65536
net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000

6. Reboot sistem atau gunakan:
/sbin/sysctl -p

7. Ubah file /etc/security/limits.conf
vim /etc/security/limits.conf
tambahkan pada akhir file:
soft nproc 2047
hard nproc 16384
soft nofile 1024
hard nofile 65536

8. Membuat debian tampak seperti redhat:
ln -s /usr/bin/awk /bin/awk
ln -s /usr/bin/rpm /bin/rpm
ln -s /lib/libgcc_s.so.1 /lib/libgcc_s.so
ln -s /usr/bin/basename /bin/basename
touch /etc/redhat-release
chmod 666 /etc/redhat-release

9. Logout dari user aktif saat ini, dan login sebagai user oracle, harus benar2 logout beserta X-nya atau gunakan:
ssh -X oracle@localhost

10. Setelah login sebagai user oracle, edit file /home/oracle/.bashrc
vim /home/oracle/.bashrc
pada bagian akhir tambahkan:
export ORACLE_BASE=/u01/app/oracle
export ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1
export ORACLE_SID=orcl
export PATH=$PATH:$ORACLE_HOME/bin

11. Kopikan file-file instalasi oracle (10201_database_linux32.zip) ke direktori, misal di /home/oracle/master

12. Jalankan perintah instalasi berikut dan ikuti langkah-langkah instalasinya
./runInstaller -ignoreSysPreReqs

13. Setelah instalasi selesai edit file oratab (/etc/oratab) jika tidak ditemukan coba cari di /u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1/install/oratab
vim /etc/oratab
ubah dari:
orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:N
menjadi:
orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:Y

14. login sebagai oracle kembali dan berikan perintah dbca:
dbca

15. Setelah berhasil, bikin script untuk start/restart/stop oracle10g dengan nama: orcl.sh pada /usr/bin dengan user root
kopikan script berikut:
if [ "start" == $1 ]; then
lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> elif [ "stop" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> elif [ "restart" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<> lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba <<>
atau ambil di sini:
download

dan jalankan melalui konsole dengan user oracle:
orcl.sh start {untuk start database}
orcl.sh restart {untuk restart}
orcl.sh stop {untuk menghentikan database}

16. Jika ingin oracle langsung jalan ketika startup (dengan user root):
vim /etc/rc.local
su - oracle <<>- melalui web browser

iSQL*Plus URL:
http://localhost:5560/isqlplus

iSQL*Plus DBA URL:
http://localhost:5560/isqlplus/dba

Enterprise Manager 10g Database Control URL:
http://localhost:1158/em


===============================================
lisensi: copas dari tetangga sebelah
http://yudebx.wordpress.com

Jumat, 05 Juni 2009

JSP TUTORIAL III


Setelah sukses dengan koneksi databasenya mungkin kali ini saya akan memberikan tutorial untuk penggunaan parameter untuk dipassingkan ke halaman web lainnya.

Untuk melakukannya digunakan tag dalam java dan parameter yang dimasukkan ada pada tag parameter tersebut.

Untuk lebih jelasnya dan agar tidak bertele-tele langsung saja saya berikan contoh dari source codenya:

JSP TUTORIAL II


Setelah Anda mampu membuat JSP seperti pada postingan pertama saya tentang JSP, mungkin anda sedikit bingung mau ditaruh mana JSP ini.  Untuk mendeploy JSP tidak dapat di deploy langsung d sembarang web server macam Apache, XAMPP, atau IIS.  JSP berjalan pada web server yang memang disediakan khusus untuk JSP.  Diantaranya ada Apache Tomcat, Glassfish dll.

Pada tutorial JSP kali ini akan dibahas tentang penggunaan JDBC pada JSP atau lebih tepatnya disini saya menggunakan MySQL sebagai database saya.  JSP mendukung berbagai macam database sama seperti pada kodingan Java biasa.


JSP TUTORIAL I


Java Server Page ( JSP ) merupakan perluasan dari spesifikasi java servlet yang bertujuan untuk menyederhanakan dalam pengembangan suatu content yang dinamis.  JSP merupakan bagian dari teknologi J2EE bersama-sama dengan servlet, EJB, JNDI, dan XML.

Membuat JSP pertama:


Selasa, 12 Agustus 2008

So long time...

Weew udah lama banget rasanya sejak postingan awal aq gak posting lagi.

Jan...malesssseeeeee....

Yayaya aq kan berusaha lagi...n_n

FIGHT!! FIGHT!! FIGHT!!! TC FIGHT!!!

Rabu, 19 Maret 2008

Dauroh Dua Hari di TC Baru

Assalamualaykum wr. wb.

Sabtu kemaren aku ikut Dauroh di gedung TC baru. Blog ini kalo dibaca cah-cah pasti mereka semua kaget, mungkin ada yang muntah-muntah malah. Karena sebelumnya aku paling males kalo diajakin ikut kegiatan-kegiatan seperti ini. Tapi sejak diterima di ITS ini pandanganku dan konsep berpikirkuterhadap Islam seketika berubah. Singkat kata aku jadi ingin lebih banyak menggali lebih dalam semua hal tentang Islam. Nah, akhirnya setiap ada kajian aku berusaha untuk mengikutinya.

Pada kajian kali ini, begitu masuk, oleh Pak Imam yang salah satu dosen TC menyajikan video streaming yang menceritakan tentang acara bedah buku "Ada Permutadan di IAIN" (lebih tepatnya disebut debat sebenarnya). Videonya sangat menarik, dimulai dari si penulis buku melontarkan argumen dan alasan-alasannya dibalik peluncuran buku tersebut. Pak Hartono selaku penulis buku itu menganggap bahwa kurikulum yang ada di IAIN sudah menyimpang dari tata cara Islam yang berujung pada permurtadan. Selain itu beliau juga menyoroti tentang kegiatan OSPEK / pengkaderan yang trjadi di kampus IAIN. Dimana ada seorang mahasiswa senior meneriakkan kata-kata "anjnghu akbar" (astaghfirullah...) di depan para juniornya.

Seketika itu juga langsung dibalas dengan argumen-argumen, sanggahan-sanggahan dari salah seorang dosen dari IAIN tersebut. Acara berlangsung cukup panas dimana saling tuding, saling pojok-memojokkan terjadi. Hal ini ditambah dengan beberapa provokasi yang dilakukan oleh penonton yang merupakan mahasiswa juga terhadap setiap argumen yang muncul.

Sedang asyik-asyiknya, alias seru-serunya video malah dimatikan (YAAAHH...). Ternyata ustad yang akan memberikan ceramah sudah datang.

Beliau (saya lupa namanya ^^) membahas tentang "Perbedaan dalam Beragama dan Sebab-Sebab Perpecahan Umat". Beliau mencuplik sabda Rasul bahwa kelak dikemudian hari, umat Islam yang awal mulanya satu (umat Islam jaman Rasulullah) akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga warna. Dimana hanya ada satu warna atau golongan yang akan masuk Surga, sedangkan sisanya tujuh puluh dua golongan akan masuk neraka. Sebab-sebab perpecahan itu adalah telah hilangnya ilmu dari dalam diri umat Islam. Umat Islam sudah tidak lagi peduli tentang ilmu-ilmu keIslaman yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan menggantinya dengan hasil pemikiran mereka sendiri yang serasa logis bagi mereka. Sebab yang kedua adalah adanya takhlid atau fanatisme. Maksudnya adalah kebanyakan umat Islam saat ini dalam bertindak hanya mengekor pada apa tindakan kebanyakan masyarakat dan bukannya menilik dari Al-Quran atau Al-Hadis. Bahkan mungkin mereka berIslam-pun hanya mengekor saja dari orang tua mereka. Hal inilah yang berbahaya, karena hanya mengekor dan tidak mendalami makna Islam itu sendiri, iman mereka akan mudah runtuh hanya dengan digoyang sedikit saja.

Mmmhh...sebenarnya banyak yang mau saya ceritakan, namun apa daya uang tinggal sedikit (lagi posting di warnet) akan saya teruskan di lain waktu saja...InsyaAlllah...